Kuningan, 22 September 2025 – Madrasah Aliyah (MA) Nurul Huda Kertawangunan resmi menutup rangkaian kegiatan Praktik Da’wah Lapangan (PDL) tahun 2025 yang dilaksanakan sejak 8 hingga 21 September 2025. Kegiatan yang menjadi ajang pengabdian dan pelatihan dakwah bagi santri kelas XII ini berlangsung di lima desa dan kelurahan di wilayah Kabupaten Kuningan.
Sebanyak lima kelompok santri diterjunkan ke tengah masyarakat, yakni di Desa Cikaso Kecamatan Kramatmulya, Desa Cikadu Kecamatan Nusaherang, Desa Bayuning Kecamatan Kadugede, Kelurahan Windusengkahan Kecamatan Kuningan, dan Desa Pamulihan Kecamatan Cipicung. Penutupan kegiatan dilaksanakan serentak oleh empat kelompok pada 20 September 2025, sementara kelompok yang berada di Desa Cikaso menutup kegiatan sehari setelahnya, tepatnya pada 21 September 2025.
Selama kurang lebih dua pekan, para santri melaksanakan beragam program yang terintegrasi dengan kehidupan masyarakat. Sejak dini hari mereka mengawali kegiatan dengan shalat tahajud dan berjamaah subuh, kemudian melanjutkan dengan pengajaran serta bimbingan belajar di tingkat SD/MI sederajat maupun PAUD/TK. Setelah shalat zuhur, kegiatan kembali dilanjutkan dengan pembelajaran di Madrasah Diniyah dan Taman Pendidikan Al-Qur’an, kemudian di malam hari ditutup dengan shalat magrib dan isya berjamaah serta tilawah Al-Qur’an. Selain itu, para santri juga turut serta dalam kegiatan sosial dan keagamaan masyarakat, seperti membantu pelaksanaan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Acara penutupan di setiap lokasi berlangsung khidmat dan dihadiri oleh berbagai tamu undangan, mulai dari dewan kyai atau perwakilan Pondok Pesantren Nurul Huda Kertawangunan, perwakilan sekolah dan madrasah, aparat desa, tokoh masyarakat, hingga para pemuda. Beberapa perwakilan kyai yang hadir antara lain Ustadz Ade Mulyadi, S.H. di Desa Cikadu, Ustadz Affan Abdul Ghafar di Desa Bayuning, Ustadz Jamhuri di Kelurahan Windusengkahan, serta Ustadz Fadli Nuurul Amrillah di Desa Pamulihan.
Ketua pelaksana kegiatan, Ahmad Fathuroji, S.Pd., menyampaikan bahwa PDL ini tidak hanya melatih para santri untuk terjun langsung dalam aktivitas dakwah dan sosial, tetapi juga menumbuhkan kedekatan dengan masyarakat. Sementara itu, para kyai yang hadir dalam kesempatan penutupan memberikan apresiasi atas dedikasi para santri dan berharap pengalaman ini menjadi bekal penting ketika mereka terjun langsung di tengah umat setelah lulus.
Dengan selesainya kegiatan PDL 2025, MA Nurul Huda Kertawangunan menegaskan komitmennya untuk terus melahirkan generasi santri yang berilmu, berakhlak, dan mampu berkiprah nyata di tengah masyarakat.




Sukses, bahagia, syurga